Penilaian Harian 2
Gerak Benda
Jawablah pertanyaan berikut dengan benar dan tuliskan cara pengerjaannya!
1. Diketahui sebuah benda bergerak dengan kecepatan 5m/s. Benda ini kemudian mengalami percepatan sebesar 2m/s². Tentukan : a. Kecepatan dalam waktu 2 detik
b. Jarak yang ditempuh selama 2 detik
2. Hitunglah percepatan yang dialami sebuah benda yang pada awalnya diam, kemudian dalam waktu 5 detik dapat menempuh jarak 25 meter !
3. Peluru ditembakkan vertikal ke atas dengan kecepatan awal 80m/s (g=10m/s²). Tentukan : a. Kecepatan peluru saat t=4 sekon
b. Tinggi maksimum peluru
4. Tiga buah gaya masing-masing 15 N, 10N, dan 5N bekerja pada sebuah benda. Gaya kedua berlawanan arah dengan gaya pertama dan ketiga. Tentukan: a. Resultan ketiga gaya tersebut
b. Arah gerak benda
5. Benda 4 kg bergerak diatas bidang datar yang licin dengan kecepatan tetap 2m/s. Kemudian benda dikenai gaya mendatar sebesar 4N berlawanan dengan arah benda. Tentukan : a. Waktu yang diperlukan untuk sampai berhenti
b. Jarak yang ditempuh benda selama berhenti
6. Benda bermassa 5 kg bergerak dengan kecepatan 4m/s. Kemudian benda tersebut dikenai gaya mendatar selama 10 sekon sehingga kecepatannya berubah 12m/s. Tentukan :a. Gaya yang dikenakan
b. Arah gerak benda
7. Gambarkan melalui pita rekam ticker timer GLB, GLBB dipercepat dan GLBB diperlambat !
8. Sebuah mobil bergerak dengan kelajuan konstan 15 m/s Jika mobil menempuh jarak sejauh 2250 meter. Berapa lamanya mobil tersebut melaju ?
9. Sebuah benda bermassa 5 kg mula -mula diam. Kemut setelah bergerak selama 3 sekon kecepatannya menjadi 18 m/s. Jika benda mengalami GLB, berapa besarnya gaya yang bekerja?
10. Tuliskan 2 contoh masing-masing dari hukum I Newton, hukum II Newton, hukum III Newton dalam kehidupan sehari-hari!
Kamis, 29 Agustus 2019
Minggu, 28 Juli 2019
Gaya dan Hukum Newton
Gaya dan Hukum Newton
1. Gaya
Dalam ilmu fisika, gaya dinyatakan
sebagai tarikan atau dorongan. Tarikan atau dorongan yang dilakukan pada suatu
benda akan menyebabkan benda mengalami:
a. perubahan
bentuk
b. perubahan
arah gerak
c. bergerak
jika benda semula diam
d. diam
jika benda semula bergerak
Alat
untuk mengukur besar gaya disebut dinamometer. Dalam satuan SI, gaya dinyatakan
dalam satuan newton. Konversi satuan
gaya yang lainnya sebagai berikut.
1
newton= 1 kg m/s2
Macam-macam
gaya berdasarkan penyebabnya.
a. Gaya
listrik
b. Gaya
magnet
c. Gaya
pegas
d. Gaya
gravitasi
e. Gaya
mesin
f. Gaya
gesekan
Gaya juga dapat
dibedakan berdasarkan sifat-sifatnya.
a. Gaya
sentuh adalah gaya yang bekerja pada benda dengan titik kerjanya berada pada
permukaan benda. Contoh gaya sentuh adalah gaya gesekan.
b. Gaya
tak sentuh adalah gaya yang titik kerjanya tidak bersentuhan dengan benda.
Contoh gaya tak sentuh yaitu gaya magnet dan gaya gravitasi.
2. Resultan
Gaya
3. Hukum
Newton tentang Gerak
Ada tiga macam hukum newton yang
menyatakan tentang gerak yaitu hukum I Newton, hukum II Newton, dan hukum III
Newton.
a. Hukum
I Newton
Hukum
I Newton berbunyi: “ jika resultan gaya yang bekerja pada suatu benda bernilai
nol atau tidak ada gaya yang bekerja pada benda tersebut, benda akan terus
bergerak dengan kelajuan tetap pada lintasan lurus atau tetap diam”. Hukum
newton I sering disebut hukum kelembaman.
Secara
matematis , hukum I Newton dituliskan
= 0.
b. Hukum
II Newton
Hukum
II Newton menyatakan: “ Percepatan yang dihasilkan oleh resultan gaya yang
bekerja pada suatu benda berbanding lurus dengan resultan gaya, searah dengan
resultan gaya, dan berbanding terbalik dengan massa benda”.
Hukum
II Newton dapat dituliskan F=m.a atau a= F/m
dengan:
F = gaya (N)
m = massa benda (kg)
a = percepatan (m/s2)
Berdasarkan
hukum II Newton, semakin besar gaya, percepatan semakin besar. Namun, semakin
besar massa, percepatan semakin kecil.
c. Hukum
III Newton
Hukum
III Newton menyatakan: “Jika benda pertama mengerjakan gaya pada benda kedua,
benda kedua akan mengerjakan gaya pada benda pertama yang besarnya sama, tetapi
arahnya berlawanan”.
Secara
matematis, pernyataan itu dapat ditulis
Faksi
= - Freaksi
Massa dan Berat benda
Ø Massa
adalah ukuran banyaknya materi yang terkandung dalam suatu benda.
Ø Berat
adalah gaya gravitasi bumi yang bekerja pada suatu benda. Berat merupakan
besaran yang memiliki arah. Satuan berat menurut SI adalah newton (N).
Ø Massa
benda dimanapun benda itu berada besarnya sama, sedangkan berat benda
dipengaruhi oleh percepatan gravitasi di tempat benda itu berada.
Ø Massa
benda diukur menggunakan neraca, sedangkan berat benda diukur dengan neraca
pegas atau dinamometer.
Ø Perbandingan
berat dan massa sebuah benda disebut percepatan
gravitasi. Percepatan gravitasi di bumi rata-rata 9,8 N/kg. Percepatan
gravitasi di bulan 1,6 N/kg.
Ø Hubungan
antara berat benda, massa benda dan percepatan gravitasi secara matematis dapat
dituliskan:
w=
m.g atau g= w/m
dengan:
w = berat benda (N)
m = massa benda (kg)
Gaya Gesek
Ø Gaya
gesek adalah gaya yang timbul akibat kontak langsung antara dua permukaan
benda. Arah gaya gesekan berlawanan dengan kecenderungan arah gerak benda.
Ø Besarnya
gaya gesek ditentukan oleh kehalusan atau kekasaran permukaan benda yang
bersentuhan.
Ø Gaya
gesek yang terjadi saat benda belum bergerak disebut gaya gesek statis. Gaya gesek yang terjadi setelah benda bergerak
disebut gaya gesek kinetis.
Ø Contoh
gaya gesek dapat menguntungkan:
a. Gaya
gesek pada rem untuk memperlambat laju kendaraan.
b. Gaya
gesek pada ban mobil yang dibuat bergerigi dengan permukaan jalan agar tidak
selip ketika kondisi jalan dalam keadaan licin
Ø Contoh
gaya gesek yang merugikan:
a. Gaya
gesek antara roda dan porosnya, sehingga untuk menghindari kerusakan harus
dipasang bantalan dari peluru yang dilapisi stanvet diantara roda dan poros.
Rabu, 24 Juli 2019
Gerak Benda
A. Pengertian Gerak
Gerak didefinisikan sebagai perubahan posisi/kedudukan suatu benda terhadap titik acuan tertentu.
B. Jarak dan Perpindahan
Jarak : seluruh lintasan yang ditempuh oleh benda yang mengalami perpindahan.
Perpindahan : selisih antara kedudukan akhir dan kedudukan awal.
C. Kelajuan dan Kecepatan
Kelajuan : jarak yang ditempuh suatu benda tiap satuan waktu. Kelajuan termasuk besaran skalar, yaitu besaran yang hanya memiliki nilai besar dengan satuan saja.
Kelajuan rata-rata
v= S total/ t total
S= jarak tempuh total (m)
t = waktu tempuh (sekon)
Kecepatan : perpindahan yang ditempuh suatu benda tiap satuan waktu. Kecepatan termasuk besaran vektor, yaitu besaran yang memiliki nilai besar dengan satuannya dan harus dinyatakan arah geraknya.

Percepatan : besaran vektor yang menyatakan kecepatan benda setiap satuan waktu.
Rumus percepatan :
a= v/t
dengan: a= percepatan (m/s2)
v= kecepatan (m/s)
t= waktu (sekon)
percepatan rata-rata:
Berdasarkan kelajuannya , gerak dapat dibedakan menjadi 2 yaitu:
1. Gerak Lurus Beraturan
Benda bergerak dengan lintasan garis lurus dan kecepatan tetap.
Persamaan GLB :
Berdasarkan persamaan diatas grafik v-t dan grafik s-t dapat digambarkan:

2. Gerak Lurus Berubah Beraturan
Yaitu gerak suatu benda yang lintasannya lurus dengan kecepatan selalu berubah dan memiliki percepatan total
GLBB dibedakan menjadi 2 yaitu :
1. GLBB dipercepat
Gerak lurus yang kecepatannya selalu berubah semakin cepat.
2. GLBB diperlambat
Gerak lurus yang kecepatannya selalu berubah semakin lambat.
Pada gerak vertikal berlaku GLBB dengan arah gravitasi selalu ke bawah (a= -g). Pada saat benda mencapai tinggi maksimum Vt = 0, sehingga tinggi maksimum dapat ditentukan:
Persamaan menjadi hm= Vo.t - 1/2 a.t2
https://www.youtube.com/watch?v=ehLpqY5H3Rs
https://www.youtube.com/watch?v=iDfy-QLY4-A
https://www.youtube.com/watch?v=ehLpqY5H3Rs
https://www.youtube.com/watch?v=iDfy-QLY4-A
Struktur Tumbuhan dan Pemanfaatannya dalam Teknologi
Langganan:
Postingan (Atom)




